Konsultasi Publik PRM-AID Desa Laban Nyarit Dorong Digitalisasi dan Pengembangan Potensi Desa

1779458386968.jpg

Malinau Selatan – Pemerintah Desa Laban Nyarit menggelar kegiatan Konsultasi Publik Potensi Ruang Mikro Aplikasi Informasi Desa (PRM-AID) bersama masyarakat Desa Laban Nyarit, Kecamatan Malinau Selatan. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malinau, Bapak. Ajang Kahang, unsur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, BPD, pendamping desa, serta perwakilan dari KKI Warsi.


Kepala Desa Laban Nyarit, Agusthinus Aran, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan konsultasi publik PRM-AID bertujuan untuk mendukung pembangunan desa berbasis digital melalui pendataan potensi dan kebutuhan desa secara partisipatif. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah kerja sama antara pemerintah desa, masyarakat, dan KKI Warsi dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, terarah, dan berkelanjutan.

Selain itu, Agusthinus Aran juga menjelaskan bahwa Pemerintah Desa telah mengalokasikan anggaran melalui APBDes Tahun 2025 guna mendukung pembangunan Sistem Informasi Desa melalui program PRM-AID. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama mendukung kemajuan Desa Laban Nyarit menuju desa yang mandiri, tertata, dan sejahtera.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malinau, Ajang Kahang, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan konsultasi publik yang dilakukan Pemerintah Desa Laban Nyarit bersama KKI Warsi. Dalam sambutannya, ia menjelaskan mengenai program unggulan Pemerintah Kabupaten Malinau, yaitu Smart Government (SAGET), yang merupakan program prioritas Bupati Malinau dalam mendorong pemanfaatan internet secara bijak dan positif di tengah masyarakat.


Pada kesempatan tersebut, Ajang Kahang juga mengenang pengalamannya sekitar 20 tahun lalu saat pernah menjabat sebagai Camat Malinau Selatan. Ia menyampaikan bahwa Kecamatan Malinau Selatan dahulu merupakan kecamatan induk utama sebelum adanya pemekaran wilayah di Kabupaten Malinau.

Perwakilan KKI Warsi, Sainal Jamaludin, turut memaparkan proses konsultasi publik mulai dari tahapan pembentukan PRM-AID hingga dapat direalisasikan. Ia menjelaskan bahwa KKI Warsi telah hadir dan mendampingi masyarakat Desa Laban Nyarit sejak tahun 2018 dalam menggali serta mengelola potensi lokal desa. Potensi tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi komoditas unggulan desa yang dipromosikan melalui Sistem Informasi Desa PRM-AID.

Dalam sesi diskusi dan tanggapan masyarakat, warga yang hadir menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pembangunan Sistem Informasi Desa PRM-AID yang dikembangkan Pemerintah Desa bersama KKI Warsi. Masyarakat menilai sistem tersebut dapat membantu mempermudah pelayanan dan administrasi desa, terutama dalam pengelolaan data masyarakat dan informasi desa secara lebih cepat dan tertata.


Selain itu, masyarakat juga menilai sistem PRM-AID memberikan rasa aman terhadap pengelolaan data desa karena seluruh data tersimpan secara digital dan terorganisir dengan baik. Kehadiran sistem ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah desa kepada masyarakat sekaligus mendukung keterbukaan informasi desa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah desa, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan desa berbasis digital serta pengembangan potensi lokal demi kemajuan Desa Laban Nyarit di masa mendatang.

Kegiatan dimulai pada jam 09.45 WITA. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh tamu undangan dan peserta sosialisasi sebanyak 56 orang yg terdiri dari :

1. Kepala Diskominfo Malinau (Bapak Ajang Kahang)

2. Kepala Desa Laban Nyarit (Agusthinus Aran)

3. Lembaga Desa (BPD, Ketua RT, LPM, Karang Taruna, BUMDes, LPHD, KUPS dan PKK)

4. Lembaga Adat Desa dan Suku

5. Tokoh Agama

6. Tokoh Masyarakat

7. Tokoh Perempuan

8. Tenaga Pendidik dan Kesehatan

9. Masyarakat Desa


Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh MC dan dilanjutkan dengan sambutan oleh KKI Warsi, Kepala Desa Laban Nyarit dan Kadis Diskominfo Kabupaten Malinau sekaligus membuka acara. 

Adapun hasil dari kegiatan ini adalah :

1. Kepala Desa Laban Nyarit menyampaikan ucapan terima kasih kepada KKI Warsi dan seluruh pihak yg selalu mendukung kemajuan Desa Laban Nyarit dan berharap        program seperti ini akan terus berlanjut untuk menjadi jembatan dalam mencapai visi dan misi Desa Laban Nyarit.

2. Kepala Dinas Diskominfo Kabupaten Malinau memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada KKI Warsi karena sudah melibatkan Diskominfo dalam kegiatan yg dilaksanakan dan menyampaikan akan sangat mendukung kegiatan-kegiatan lain yg akan dilaksanakan secara kolaborasi antara KKI WARSI dengan Diskominfo dan Pemda Malinau. Kadis Diskominfo juga mengharapkan agar program yg berbasis digital ini bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga menjadi penunjang dalam memajukan desa.

3. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi konsultasi publik oleh operator PRM-AID Desa Laban Nyarit (IDesi Ratnasari) dan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.

Kegiatan Konsultasi Publik ini selesai pada pukul 12.00 WITA dan ditutup dengan doa dan pengambilan dokumentasi bersama.

Bagikan post ini: